Sabtu, 05 Oktober 2013

Arti Pernikahan


meskipun aku belum menikah, tetapi aku bisa merasakan betapa indahnya membangun suatu kehidupan baru dengan seseorang yang mencintai kita dan kita cintai. suatu kehidupan dimana dua orang kekasih yang telah mengucapkan janji untuk setia sampai mati dengan saling bertukar cincin. setelah itu, mereka menjadi satu dalam cinta. dan pasangan tersebut akan membentuk sebuah keluarga yang mereka impikan sejak awal, hidup dengan penuh kebahagiaan dan harmonis dengan keturunan dari hasil buah cinta mereka. tentu saja itu semua karena Allah yang menghendakinya, semua pun bisa terjadi karena kuasa Allah.

tujuan pernikahan yaitu membuat keluarga yang harmonis, bahagia dan saling menerima apapun kelebihan dan kekurangan dalam keluarga itu. pernikahan memang bukanlah hal yang melulu senang, tetapi juga ada
liku-liku kehidupan saat dijalani. memang semua akan terasa indah, bahagia dan tenang di awal, tetapi lambat laun pasti ada saja masalah yang muncul, yang selalu datang dan pergi. terkadang masalah itu muncul dan ditanggapi dengan biasa bahkan sampai emosi. semua masalah itu sebenarnya datang untuk menguji seberapa kuat kita untuk menghadapi masalah itu, seberapa setiakah dengan pasangan dan kedewasaan yang tentunya harus dipakai untuk menyelesaikan masalah itu. masalah itu tidak harus diselesaikan dengan kekerasan tetapi bisa juga dengan kelembutan, kesabaran dan pikiran yang jernih. kelembutan bisa mengalahkan segala kemarahan, kesabaran bisa membuat diri menjadi lebih tenang dan tentunya bisa berpikir dengan jernih untuk memutuskan jalan keluar apa yang harus diambil.

didalam membangun sebuah awal pernikahan, masing-masing harus mau saling melengkapi satu sama lain dengan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. semua orang diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan untuk saling melengkapi dan mengembangkan kepribadian masing-masing. didalam suatu keluarga, suami dan istri harus saling membantu dan melaksanakan tugas masing-masing, memberikan pengertian, perhatian, kepercayaan, dan tidak egois (mementingkan diri sendiri), sebaiknya didalam keluarga harus ditanamkan sikap peduli satu sama lain dan juga harus adil. jika ada sesuatu yang tidak adil juga dapat menimbulkan iri antar anggota keluarga yang dapat merusak hubungan keluarga itu sendiri.

menurutku, suatu perkawinan itu juga monogami, cukup menikah hanya satu kali dan tidak perlu menikah banyak-banyak. satu pasangan dengan satu anak saja sudah repot apalagi banyak-banyak. lebih baik pernikahan itu setia dan tulus sampai mati seperti yang telah diucapkan pada janji pernikahan, karena didalamnya telah dibentuk cinta yang keduanya pun harus menyerahkan diri seutuhnya kepada pasangannya dan saling terbuka satu sama lain.

...

Happy Anniversary 10th buat Mbak Uniek dan suami,.
semoga tetep langgeng, awet, tetep harmonis, sukses dalam kehidupan berkeluarga, dan bisa menjadi contoh baik bagi keluarga lainnya. dengan Lindungan Tuhan tentunya,.
:)

...

Opini pernikahan ini diikutsertakan pada Giveaway 10th Wedding Anniversary by Heart of Mine

Tidak ada komentar:

Posting Komentar